JUFI,TASIKMALAYA – Pasti kita sudah di ajarkan dari kecil hidup bersih karna apa? supaya hidup kita tentram, nyaman, dan enak di untuk lihat, dalam islam juga di ajarkan tentang kebersihan bahkan dalam hadist juga ada ” kebersihan itu sebagian dari iman”, mengapa kita harus hidup bersih? supaya terhindar dari penyakit – penyakit.

Belum lagi kita melihat kedalam dua buah hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam juga tentang pentingnya menjaga kebersihan dan adabnya.
Pertama; Hadits Tentang larangan berdahak sembarang
“Disodorkan padaku amal yang umatku yang baiknya dan yang buruknya. Maka aku dapatkan yang baik-baiknya adalah gangguan dari jalan dan atau dapatkan sejelek-jeleknya adalah mendahak di masjid” (HR.al-Tahabrani).
Kedua : Hadits adab ketika bersin.
“Sesungguhnya Nabi Saw ketika bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau kainnya sambil merendahkan suaranya.” (HR. Al-Tirmidzi).

Walau terkesan remeh dan ringan isi dari hadits tersebut, namun tentu sangat menarik jika kita kaitkan dengan salah satu praktek yang dilarang dilakukan apalagi di tempat ramainya orang, yaitu bersin seenak hati, batuk sembarang dan mengeluarkan dahak seenaknya saja di sembarang tempat. Hadits pertama tersebut tentu tak membatasi larangan prilaku buruk tersebut hanya di dalam mesjid, namun juga luas maknanya hingga di tempat-tempat umum yang ramai berkumpul masyarakat, apakah di rumah, kantor, pasar, jalan raya, halte, warung kopi, dan tempat umum lainnya. Ditambah lagi mendahak ditempat umum di sembarang tempat sangat tidak dianjurkan dalam kesehatan dan menurunkan nilai etika seseorang. sedangkan pada hadits yang kedua jelas tampak bagaimana adab yang mestinya dilakukan oleh seseorang yang bersin, yaitu menutup wajahnya dengan sesuatu agar tidak mengotori dan mengeluarkan kotoran yang dapat menggangu kenyamanan orang sekitarnya. Sungguh Islam sudah lebih dulu memberikan solusi pencegahan dari seluruh penyakit lewat praktek hidup sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya.

Padahal membuang sampah pada tempatnya adalah sebagian amal atau sebaliknya, kenapa orang orang sering membuang sampah sebarangan? padahal tong sampah sudah disediakan oleh pemerintah dan entah kenapa kita tidak membuangnya pada tempatnya, dan itu di karenakan kita sudah terbiasa maka biasakan lah kita membuang sampah pada tempatnya.

Mari kita petik pelajaran berharga dari penyebaran wabah Covid-19 itu dengan mengembalikan diri kita kepada praktek ibadah dalam keseharian diantaranya mencuci membasuh kedua tangan ketika berwudhu. Tidak sembarang berdahak dan menutup wajah ketika bersin. Corona mengajarkan kita agar peduli dengan kebersihan diri dan tempat.

 

Tinggalkan Balasan